Permainan Sepak Takraw Di SDN 3 Tegalmunjul

Latihan Permainan Sepak Takraw di SDN 3 Tegalmunjul
Permainan sepak takraw di sebagian tempat mungkin belum begitu populer. Tetapi di berbagai tempat permainan sepak takraw ini sudah mulai digemari oleh berbagai kalangan, tidak terkecuali kalangan anak-anak. Sebagai contoh permainan sepak takraw ini mulai digemari oleh anak-anak SDN 3 Tegalmunjul.
Melalui permainan sepak takraw ini anak-anak dapat mengekspresikan bakat dan minatnya dalam bidang olahraga. Saat ini tidak dipungkiri olahraga sepak takraw kalah populer dari cabang olahraga sepakbola namun dengan adanya olahraga sepak takraw ini setidaknya anak-anak dapat menyalurkan bakatnya dalam bidang olahraga.
Permainan sepak takraw kita ketahui bersama merupakan gabungan antara sepakbola dengan permainan bola voli. Penggabungan ini secara tidak langsung juga menyatukan anak-anak yang gemar olahraga sepak takraw dengan olahraga bola voli. Dan dengan permainan sepak takraw secara tidak langsung dapat menjadi media bagi anak-anak untuk bergaul dan berbaur dengan sesama.
Permainan sepak takraw sebagai olahraga di sekolah bukan saja sarana untuk menyalurkan bakat dan minat siswa terhadap olahraga tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana menumbuhkan sportifitas dikalangan anak-anak.
Permainan sepak takraw dengan bimbingan dari ahlinya juga tidak menutup kemungkinan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan profesi anak-anak untuk bekal di masa yang akan datang. Sebagaimana kita ketahui bersama beberapa saat lalu cabang permainan sepak takraw ini juga dilombakan di dalam ajang Sea Games. Melalui permainan sepak takraw yang dilaksanakan dan dilombakan sejak dini secara tidak langsung dapat menjadi media pemupukan dan penanaman bibit bibit atlit yang berbakat untuk masa yang akan datang.

Penyambutan Siswa Di SDN 3 Tegalmunjul Purwakarta


Perubahan jaman saat ini terjadi begitu cepat. Perkembangan teknologi dan informasi sangat berpengaruh terhadap perubahan ini. Jika tidak diantisipasi sejak dini tentu akan sangat berpengaruh kepada semua lapisan masyarakat tak terkecuali peserta didik di lingkungan sekolah.
Tidak dipungkiri memang pengaruh tersebut dapat menjadi positif maupun negatif tergantung bagaimana kita menyikapi perubahan tersebut. Semua pihak tentu mengharapkan perubahan ke arah yang lebih baik atau kepada hal yang positif, tetapi hal yang negatif juga semestinya diantisipasi.
Penanaman rasa peduli, empati, kedisiplinan, saling hormat dan menghormati, tenggang rasa serta berbagai nilai-nilai lainnya seharusnya dipupuk sejak dini sebagai bagian upaya membentuk karakter peserta didik yang tangguh dan siap dalam menghadapi berbagai perubahan jaman.
Disadari atau tidak saat ini perilaku peserta didik kita banyak yang jauh menyimpang dari nilai-nilai budaya bangsa Indonesia yang terkenal ramah dan rendah hati serta penuh toleransi dan tenggang rasa. Dalam berbagai kesempatan dapat kita saksikan hanya karena hal kecil dalam waktu sekejap dapat menjadi permasalahan yang sangat serius. Perilaku peserta didik/murid jaman dahulu yang begitu hormat dan menghargai gurunya pada jaman dahulu kini seolah tinggal cerita. Terdapat hal yang mungkin semestinya diperbaiki untuk setidaknya memperbaiki keadaan demikian.
Terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan oleh seorang pendidik dalam menumbuhkan nilai nilai tersebut kepada peserta didik. Menyambut peserta didik di pagi hari misalnya. Dengan kegiatan ini pendidik dapat mengawali pembelajaran yang sangat penting dan menyentuh hati peserta didik.
Kegiatan menyambut siswa sepertinya sangat sepele atau kecil dan dipandang kurang berpengaruh terhadap karakter anak, namun jika kita kaji secara mendalam terdapat banyak hal yang dapat di sampaikan guru melalui kegiatan ini. Seperti rasa saling menghormati, kedisiplinan, keteladanan serta memupuk kedekatan antara peserta didik dengan gurunya.

Penerapan Pendidikan Berkarakter di SDN 3 Tegalmunjul


Perubahan sikap dan tingkah laku pada setiap diri manusia sadar atau tidak sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Lingkungan memiliki peran yang cukup signifikan dalam membentuk karakter seseorang. Dengan lingkungan yang baik akan sangat berpotensi membentuk karakter seseorang menjadi pribadi yang berkarakter lebih baik.
Tiga unsur utama pada diri manusia dari hati, pikiran dan sikap atau tingkah laku sangat penting untuk dibentuk dengan proses dalam lingkungan yang positif. Hati manusia perlu disentuh dengan lembut agar ia dapat merasakan hal-hal yang bersifat sensitif tentang berbagai hal yang ada disekitarnya. Pikiran manusia memerlukan berbagai masukan serta arahan yang akan membantunya berfikir secara jernih tentang apa yang ada didepannya dan dihadapinya. Fisik atau sikap manusia dapat menjadi gambaran apa yang ada dalam hati dan pikiran manusia. Sikap juga kadang diasumsikan sebagai manifestasi atas proses oleh hati dan pikiran manusia. Ketiga hal tersebut sangat penting untuk diperhatikan dalam upaya membentuk pribadi yang berkarakter. Peran lingkungan akan menjadi hal yang fundamental dalam pembentukan karakter seseorang oleh karena itu perlu adanya kerja sama dari berbagai pihak dalam upaya pembentukan karakter ini.

Pembiasaan hal baik/positif pada seseorang adalah salah satu contoh upaya pembentukan karakter. Dengan pembiasaan-pembiasaan diharapkan sesorang dapat berubah dengan atau tanpa disadari oleh dirinya. Sentuhan hati, olah pikir, serta tingkah laku seseorang dari orang dan atau lingkungannya akan sangat menentukan keberhasilan pembentukan karakter.Contoh pembiasaanbaik pada diri seseorang dapat dilakukan dari hal kecil seperti kedisiplinan diri dalam merawat kuku, membersihkan gigi/sikat gigi, membersihkan telinga serta hal lain yang mungkin kurang kita sadari. Pembiasaan seperti ini sepertinya hal yang sepele namun akan sangat bermanfaat bagi seseorang dimasa yang akan datang.

SDN 3 Tegalmunjul Bekerja Sama Dengan TNI Koramil 06/SKT Kodim 0619/Pwk Babinsa Tegalmunjul

Pelaksanaan Upacara Bendera
Dalam upaya peningkatan kedisiplinan SDN 3 Tegalmunjul Purwakarta bekerja sama dengan TNI dari Koramil 06/SKT Kodim 0619/Pwk Babinsa Tegalmunjul . Pada kesempatan upacara hari Senin 10 Pebruari 2020 yang dipimpin oleh Bpk. Dede Rukmana  mengamanatkan pentingnya kedisiplinan sebagai bekal dimasa yang akan datang.
Bpk. Dede Rukmana Juga mengingatkan pentingnya belajar pantang menyerah karena dari waktu ke waktu kita senantiasa harus menjadi pribadi yang lebih baik dengan cara memperbaiki diri seperti kegiatan upacara pada kesempatan hari ini yang telah mengalami peningkatan namun tetap harus terus ditingkatkan agar pada upacara berikutnya lebih baik.

Siswa-siswi SDN 3 Tegalmunjul Berlatih Membuat "Gambar Bercerita"

Hasil Berlatih "Gambar Bercerita".
Gambar Bercerita bagi anak mungkin agak susah memahaminya, namun dengan arahan dan bimbingan dari berbagai pihak tentu bukan hal yang tidak mungkin bagi anak berkreasi mencurahkan apa yang ada dalam dirinya ke dalam gambar sekaligus bentuk pengembangan bakat dan minat.
Keberhasilan seseorang kelak tidak melulu diukur dari sebesar apa dalam matematika dan atau sehebat apa dalam merangkai kata. Namun terdapat sisi-sisi lain yang semestinya dimaksimalkan agar dapat menjadi optimal. Dukungan berbagai pihak akan sangat menentukan keberhasilan mereka dalam proses pengembangan bakat dan minatnya. 
Kegiatan pelatihan dan berbagai perlombaan akan menjadi wahana yang sangat baik bagi anak dalam mengasah kemampuan, bakat dan minat. Seperti yang dilaksanakan oleh guru-guru atas dasar arahan dari kepala sekolah SDN 3 Tegalmunjul untuk mengikuti perlombaan FLS2N ditingkat gugus 7 kecamatan Purwakarta. Walaupun tingkatan/levelnya belum tinggi namun ini menjadi bagian yang sangat penting sebagai langkah awal pengembangan bakat dan minat anak untuk bekal dimasa yang akan datang.
Salah satu mata lomba yang diikuti pada perlombaan ini adalah lomba Gambar Bercerita. Jujur pada saat mendengar judul saja admin langsung mengernyitkan dahi, gambar bercerita atau cerita bergambar. Namun setelah dikonfirmasi ternyata gambar bercerita, tahun lalu cerita bergambar. Tentu saja hal ini menjadi sesuatu yang berbeda dari cerita bergambar menjadi gambar bercerita. Jika dilihat dari kata-katanya saja admin langsung berpikir cepat, cerita bergambar itu berarti ada cerita disertai gambar, nah bagian gambar bercerita admin langsung berasumsi ada banyak gambar gambar yang bermaksud menceritakan sesuatu, tetapi setelah bertanya kesana kemari ternyata salah alias berbeda arah dan maksudnya. Gambar bercerita dimaksudkan sebuah gambar yang di dalamnya mengandung unsur cerita. Hal ini tentu perlu penerjemahan yang jelas bagi anak untuk dapat membuat gambar yang didalamnya mengandung unsur cerita sesuai tema yang diajukan. Bagi admin sendiri membuat gambar bercerita merupakan hal yang sulit sebab admin tidak berkompeten dalam hal menggambar, makanya materi ini bagi admin menjadi sesuatu yang sangat menarik.
Peserta kegiatan gambar bercerita dari SDN 3 Tegalmunjul diwakili oleh Maulidina seorang siswa kelas 5 yang memiliki bakat menggambar cukup baik dan admin yakin akan semakin baik jika terus dikembangkan serta dilatih dengan benar. Bimbingan yang intens dari gurunya akan sangat membantunya dalam proses perkembangan, tentu saja tidak melupakan berbagai faktor yang lainya karena sudah barang tentu akan ada banyak faktor penunjang keberhasilan.
Berikut ini admin lampirkan hasil kerja/latihan sebelum pelaksanaan perlombaan.

Persiapan Lomba FLS2N SDN 3 Tegalmunjul "Tari Kreasi"

Hai sobat kali ini admin akan membagikan persiapan perlombaan Tari Kreasi dari SDN 3 Tegalmunjul.

Bagi sahabat mungkin kegiatan seperti ini seperti tidak ada manfaatnya, tetapi bagi admin ini adalah proses yang sangat penting untuk menuju keberhasilan.

Metode latihan berulang-ulang dimaksudkan agar peserta didik mendapatkan kepercayaan diri saat tampil di depan juri juga penonton, selain itu juga sebagai proses evaluasi berbagai kekurangan atas penampilan peserta didik agar lebih menambahkan rasa percaya diri. 

Berbagai persiapan yang dilakukan secara matang tentu akan sangat membantu semua calon peserta kegiatan dalam menghadapi perlombaan termasuk perlombaan Tari Kreasi.

Peserta Tari Kreasi dari SDN 3 Tegalmunjul tahun ini diwakili oleh Putri Haryanti Rahayu, Nada Pirilia Yulita dan Lidya Puspita Dengan bimbingan Ibu Suci Indriany, S.Pd. peserta didik berlatih secara tekun agar mampu menampilkan yang terbaik sebagai duta SDN 3 Tegalmunjul.

Penanaman Kedisiplinan Di SDN 3 Tegalmunjul

Disiplin dapat diartikan sebagai ketaatan atau kepatuhan terhadap nilai/aturan yang ada. Rasa patuh dan taat terhadap aturan/nilai peserta didik dapat ditumbuhkan melalui pembiasaan-pembiasaan baik yang dilaksanakan secara berkesinambungan. 

Salah satu cara menanamkan kedisiplinan peserta didik di SDN 3 Tegalmunjul adalah dengan pembiasaan melaksanakan upacara bendera setiap hari Senin pagi. Seluruh peserta didik diwajibkan mengikuti kegiatan ini sejak pukul 06.00 sampai dengan selesai. 
Pada kesempatan hari ini tanggal 3 Pebruari 2020 upacara bendera di SDN 3 Tegalmunjul dengan dipimpin oleh guru kelas 6 mengamanatkan kepada semua warga sekolah untuk terus meningkatkan kedisiplinan diri baik di rumah, di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. 
Harapannya adalah agar seluruh peserta didik dapat melaksanakan berbagai aturan yang ada dengan penuh kesadaran tanpa harus selalu diingatkan oleh orang lain di sekitarnya. Selain itu dengan kedisiplinan ini juga diharapkan dapat menjadi bekal hidup peserta didik di masa yang akan datang dalam menghadapi kehidupan sebenarnya baik di lingkungan kerja maupun masyarakat karena sejatinya perjuangan hidup nantinya akan begitu terasa setelah berada di lingkungan masyarakat.

Permainan Sepak Takraw Di SDN 3 Tegalmunjul

Latihan Permainan Sepak Takraw di SDN 3 Tegalmunjul Permainan sepak takraw di sebagian tempat mungkin belum begitu populer. Tetapi di be...